Doa dan Harapan.



Gambar : posko relawan C_19 tahun 2020


Oleh; Syahril yusup,

  Hampir sebulan lamanya, hingga kini "kami" (Masyarakat Molangga) merenungi nasib yang tidak biasanya seperti tahun- tahun sebelumnya. Kemarin, kegembiran itu selalu terpatri dalam jiwa "kami" (Masyarakat Molangga) apalagi, menyambut hari-hari besar. hari, dimana ketika persaudaran itu selalu dinomor satukan tanpa memandang "status". Namun tahun ini, sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, sebab, ada rasa rindu yang selalu tumbuh dan berkembang dalam jiwa ini, pertanyaan demi pertanyaan, selalu muncul dalam "status sosial" tentu saja pertanyaan itu sebagai bentuk  simpati dan doa, agar kebersamaan itu segera kembali seperti sediakala.

Wahai, pemimpin kami,

 Wahai, orang tua kami, 

Wahai, teladan kami,

 Wahai, kebanggan kami,

wahai, inspirasi kami,

  Tetap kuat dan semangat, dalam mengahadapi cobaan ini, muda- mudahan kesembuhan segera tiba, agar kita bisa berkumpul dan bersama-sama lagi dalam agenda sosial: Kepemudaan, Kebudayaan, Keagamaan,  sampai dengan agenda pemerintahan seperti sebelumnya, amin... dan Percayalah, dibalik dari ujian  ini ada hikmah dari allah SWT Tuhan yang maha Esa. 

 Yakinlah, "kami" (Masyarakat Molangga)  selalu ada untukmu, selalu berharap yang terbaik, selalu menunggu kabar baik, wahai ayahanda desa molangga, Narwan Pongoliu.  

Catatan: tulisan ini didedikasikan buat kepala desa kami yang terbaring sakit. Mudah-mudahan dengan kehadiran tulisan ini dapat menjadi spirit bagi keluarga dan masyarakat molangga. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

Responsive Advertisement