Oleh syahril yusup
Tak terasa proses itu membuakan hasil yg cukup mengesankan, mengapa tidak ??? Sebab perjuangan hidup untuk menyongsong kemerdekaan berfikir tidak terlepas dari perantara manusia (Guru).
Memang Guru bukanlah tuhan, tapi Guru bagian dari campur tangan tuhan. untuk menyampaikan kebenaran kepada orang banyak, Karena itulah sampai hari ini di mata bangsa Guru pembaharu fikiran.
seperti halnya ucapan tokoh indonesia di awal kemerdekaan: sebut saja KH Hasyim asy'ari Guru adalah pemegang mahkota pengetahuan yang akan disandangkan kepada murid-muridnya. Karena itu, guru mesti mempunyai etika yang jauh melebihi muridnya Dan selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah dalam keadaan apapun, bagaimanapun dan dimanapun.
Di sisi Lain juga, Guru tidak memaksa muridnya menjadi pintar atau cerdas, tetapi kehadiran Guru di mata siswa adalah membawa ketenangan, kebaikan, kasih sayang, ahlaq dan mencotohi moralitas social. maka kehadiran Guru saat ini merupakan cahaya paradigma bagi kaum pelajar di era reformasi birokrasi dewasa kini.
Dari sekian elemen pendidikan, guru merupakan ujung tombak paling utama dalam mendidik peserta didik. Kualitas siswa bisa dilihat dari kualitas para guru yang mengajarnya. Karena guru selain memberikan materi pelajaran, juga bertugas memberikan keteladanan siswa dalam menyerap nilai pelajaran yang diajarkan.
Dirgahayu GURU nasional
Penulis: Syahril yusup
Mantan ketum HMJ. IHK 2015
MANTAN SEKUM SENMA FIS 2016


Tidak ada komentar:
Posting Komentar