Tanggal satu Januari 2020 kemarin orang2x menyambut dengan kebahagian. melepas masa lalu dan memulai awal yang baru yang di iringi dengan letusan kembang api bervariasi. itu pertanda bahwa tahun 2019 telah usai.
Coba anda bayangkan bagaimana rasanya memeriahkan sesuatu yang berharga dalam hidup anda? Pastinya anda bahagia.
Namun sayang, 2020 belum genap stenga tahun dalam perjalanannya, tiba-tiba ibu pertiwi di buat gempar dengan musibah non alam atau yang disebut corona.
Serontak semua orang pada gelisa, takut! bahkan tidak bisa berbuat banyak dengan hadirnya virus mematikan ini.
"Intruksi"...!!
di keluarkan oleh para pemangku kebijakan di negeri ini. Tidak lain, untuk menerapkan peraturan yang sasarnya adalah bangsa dan negara, tanpa kecuali. itu semua demi keselematan umat.
kebijakan yang tidak asing lagi di telinga kita misalnya: PSBB atau pembatasan sosial berskala besar, atau Stay at home, cuci tangan dll...
Kawan...Satu hal yang harus kita sadari bahwa. kebahagiaan itu suatu anugrah yang dimiliki manusia, apabila yg di ingingkan bisa terwujud. Demikian pula hari ini, umat muslim di penghujung bulan ramadhan. Semua sudah mempersiapakan beberapa agenda untuk menyambut hari kemanangan di minggu mendatang.
Akan tetapi, harapan itu kandas di tenga2x pandemi semua terhalangi dengan virus mematikan. tidak ada pilihan lain. Selain untuk tetap berdiam diri di rumah, para destroer negeri di kuras fisik tanpa mengenal waktu. bahkan sedihnya kawan!
mereka di batasi waktu untuk bertemu dengan keluarga tercinta. Karena Itu semua adalah misi suci untuk menyelamatkan ibu pertiwi dari serangan covid 19.
Tuhan.....!
lindungilah kita semua dari ancaman virus mematikan ini, sebab perasaan ini selalu di hantui dengan opini2x yang menaktukan.
Tuhan......!
angkatlah penyakit ini, pulihkan kembali ibu pertiwi seperti sediakala.
Tuhan....!
maafkan kami atas dosa yang pernah kami lakukakan di hadapanmu dan ampunilah kami dari kesombongan di atas tanah dan tingginya langitmu.
Amin....
Penulis: Syahril yusup.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar