Selembar kayu merah





Oleh syahril yusup,

  Tulisan ini sebetulnya sebagai refleksi tentang kampung Mayu Merah, yang berlokasi di Limboto.  tentu saja sangat menarik kampung tersebut, sebagamana yang terurai secara singkat dibawah ini.  

Selamat membaca.... 

   Mendengar sebutan Kampung kayu merah tentunya ini tidak asing lagi di telinga kita. Karena Kampung tersebut, ternyata meninggalkan torehan Tejarah. sebagaimana pada versi lain menjelaskan, tahun 1870 kampung itu menjadi saksi pembantaian Raja Limutu, kepada Etnis China.  penyebabnya adalah penghinaan suku Gorontalo. Lihat misalnya :

   Dalam catatan Artikel M-lihu (2008), saat itu Bermula dari laporan seorang temannya, ia melapor ke Raja dalam berbahasa Gorontalo sbb ; ‘Hepolele lo Tau lo Sina, ito tau lo Hulontalo bomongngala binte, uwali ngoliyo Binte Beito Bo Ualo Lo Wadala’ (dikatakan oleh orang-orang China, kita orang Gorontalo itu hanya pemakan jagung. Kata mereka, jagung itu hanyalah makanan Kuda. 

  Maka dari laporan itulah, kemudian raja membantai seluruh Etnis Cina yang berada di kayu merah,  kenapa sebutan kayu merah ? Karena saat itu, darah Etnis Cina semua berpencar sampai ke kayu-kayu yang berada di kampung tersebut.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

Responsive Advertisement