Semua Karena CINTA.




Penulis: Syahril Yusup,


Guys,, malam ini saya mencoba menafisrkan gambar ini dengan imajinasi saya sendiri,  pastinya banyak kritikan, baik yg pro maupun kontra dan itu sudah biasa dalam hidup manusia, karena yang kontra tidak selamnya buruk yang pro bukan berarti feodal, tapi itulah perbedaan. Selanjutnya di baca. 👇

Gambar di atas itu kalau di cermati mereka adalah sepasang kekasih yang harus relah untuk berkorban demi pilihan masing-masing.

Meskipun harus di fahami kekutan cinta mereka seperti cerita Romi & Juliet,  sama-sama punya kekuatan cinta dengan berjanji sehidup semati.  Tapi apa boleh buat, mereka tidak sadari hakim penentu hati adalah maha pencipta. Bagi saya, tidak selamanya perempuan itu di posisikan hanya sebatas nafsu belaka,  akan tetapi posisikan mereka sebagai "kita" (pria)  Yang mencintai ibu kandung  sendiri.  

Oleh sebab itu,  jadilah seorang pria yang  komitmen yang mampu mempertahankan argumentasinya saat kalian memperjuangan nilai-nilai cinta kepada meraka. Tapi kenapa disituasi seperti ini, dengan payung yang sama. masih ada juga pembohong berpakaian daster?  Atau sebaliknya wanita yang di kagumi justru bermain mata dengan pria lain? sehinga yang terjadi keretakan dalam cinta mereka  ? 😁

Hmppp! Ya Ya ya.., Semoga saja mereka damai dengan pilihan itu dan mendapat kedamaian dari tuhan yang maha esa. Maka beruntunglah  bagi mereka  yang masih memiliki prinsif hidup untuk bertahan, demi menyongsong masa depan yang akan datang. Tapi,? bagaimana dengan mereka yang tidak punya prinsif itu? Maka Sudah pasti jaminannya adalah malu, bahkan lebih extriem lagi taruhannya adalah is death  dan  itu berbahaya. 

Cerita ini tidak bermaksud apa-apa, hanya saja penulis menfasirkan gambar di atas dan mengkaitkannya dengan realita yang ada apalagi di abad saat ini banyak kejadian serupa. Terus terang ini  Tidak untuk mendiskriminasi,: baik itu wanita, atau pria.  

Hanya saja ini sebagai motivasi agar menjadi manusia itu, harus peka terhdap nilai-nilai humanistic. Karena kita semua sama, sama-sama bertulang, semua akan kembali kepada sang maha pencipta. Maka bersukur yang selalu dekat dengan tuhan pasti jaminanya syurga, tapi yang tidak dekat?  Bertobatlah sebelum malaikat datang. Ingat bahwa, manusia adalah jhon politicon dia tidak akan hidup tanpa manusia lainnya karena mereka saling ketergantungan  dan hidup berkelompok.  Maka dari itu, kita sama-sama bergandengan jangan selalu membuat orang lain meneteskan air mata.

Penjabaran di atas, merupakan sebuah tafsiran dari gambar yang tertera,  kira-kira menurut kalian benar atau tidak? 😀 berikan komentarnya yaaa... 

Tulisan ini sekali lagi hanya mengajak kita semua agar hidup dalam kedamaian,  tidak bermaksd satu dan lain hal, hanya saja ini sebuah imajinasi yang penulis uraikan dari gambar di atas. 

Thnks my friend. 


Penulis: Syahril Yusup. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

Responsive Advertisement