Penulis Syahril Yusup
Merdeka , Merdeka dan Merdeka....!
Tulisan ini adalah sebuah refleksi hari kemerdekaan indonesia yang ke 75 di masa pandemi. semoga bermanfaat bagi pecinta dan pembaca dimana saja berada.
Dalam catatan sejarah, sekitar abad ke-16, Bangsa Eropa banyak yang datang dan singgah di Nusantara. Pada awalnya, kedatangan Bangsa asing hanya untuk berdagang rempah-rempah. selain itu, mereka juga menerapkan Kolonialisme dan Imperalisme untuk mendapatkan kekayaan alam di Nusantara.
Sungguh terlalu bukan, ketika Pribumi Nusantara di tindas dan di siksa dengan kekejaman yang melampui batas kemanusian. tapi bangsa Indonesia patut bersyukur, bahwa ternyata para pahlawan kita tidak diam dengan soal itu, sehingga al hasil Indonesia bisa terlepas dari cengkraman Kolonialisme sekaligus, Mendeklarasikan hari kemerdekaan Indonesia tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945.
Bagian lain menerangkan, Indonesia adalah Negara besar dari Sabang sampai Maraoke yang terdiri dari 34 Provinsi, 17.491 Pulau, 714 Suku, 267,7 Juta Penduduk (2018), 6 Agama, dan 1001 Bahasa. Tentu saja ini sebuah karunia dari allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, yang telah menciptakan bangsa indonesia terdiri dari beragam budaya. Maka dari itu, sebagai bangsa, kita patut berbangga diri, selain campur tangan tuhan, tidak terlepas juga dari para pejuang, yang rela berkorban untuk memerdekakan indonesia dari para penjajah.
Karena itulah, di Era Reformasi Birokrasi saat ini, wajib hukumnya untuk menjaga Ibu Pertiwi, dari ancaman tangan- tangan yang tidak bertanggungjawab. maka solusinya adalah kita terapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dari singkatan di atas hanya merupakan sebuah deskripsi umum untuk mengetahui indonesia. baik dimasa penjajah, maupun setelah merdeka. Oleh sebab itu, tepatnya 17 agustus 2020 indonesia kembali merayakan hari kebesaran bangsa tersebut, dengan melaksanakan upacara yang setiap tahun selalu di gelar. meskipun demikian, tidak di sangka tepatnya tahun ini (2020), Negeri kita “berduka”, yakni dilanda musibah Non Alam (Covid 19).
Berdasarkan informasi dari Media sosial bahwa: korban Positif Covid 19 di Indonesia sudah mencapai 125.396, sembuh 80.952, sedangkan meninggal dunia 5.723 orang tentu ini adalah hal yang baru bagi bangsa Indonesia. mengapa tidak, di tengah- tengah perayaan hari lahirnya bangsa indonesia yang seharusnya menjadi kemenangan bersama justru yang lainnya terbaring di Rumah Sakit dengan terpapar Virus Corona.
Maka dari itu, dengan momentum hari kemerdekaan Indonesia tahun ini, mari kita doakan bersama negeri ini Lekas Pulih dari pandemi, agar kebersamaan dalam perayaan hari kemerdekaan bisa ramai seperti tahun kemarin.
Wahai Pemuda dan Pemudi serta masyarakat Indonesia, meskipun negeri kita di terpa musibah Non Alam saat ini, jangan pernah putus asa untuk merayakan kemenangan indonesia, kibarkan bendera merah putih, kibarkan dan kibarkan.
Ingat! bahwa, Para Pahlawan kita telah berkorban untuk memperjuangkan bangsa ini. maka dari itu, kita tdk diminta untuk perang, hanya di minta mengibarkan bendera Merah Putih setinggi- tingginya hal ini sebagai wujud rasa Nasionalisme yang kita miliki. tidak lain dan tidak bukan untuk identitas nasional.
Merdeka...
Sumber Refrensi: Sejarah Nasional Indonesia VI ( Marawati Djoened Poesponegoro, 2010)
Penulis: Syahril Yusup
Mantan ketua, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum Dan Kemasyarakatan 2015.
Mantan Sekertaris Umum, Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial 2016.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar